Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

Setelah Badai Berlalu

Gambar
  Setelah Badai Berlalu Karya: Kur Asriatun Guru MTsN 1 Banyuwangi === Setelah badai berlalu Tetap kuat meski dengan tangis di tengah malam Bukan tangisan kesal penuh keluh Tetapi tangis tekad untuk tetap tegar tak menyerah ** Setelah badai berlalu Bersegera menyingsingkan lengan Merapikan yang porak poranda Menempatkan semua ditempat semula ** Setelah badai berlalu Muncul pelangi ataupun badai lagi Bagiku tak ada bedanya Karena hati telah bersandar pasrah Mensyukuri setiap nikmat ataupun ujian dengan berlapang dada *** Banyuwangi, 1 Juli 2024

Rindu Membiru

Gambar
  RINDU MEMBIRU Karya: Lilik Nurhayati Guru MTsN 1 Banyuwangi ======= Kenangan itu sangat lekat Saat bersama… Merajut hari, saling melengkapi Sempurna … hidup ini Namun kini entah kemana Membawa sejuta harapan Meninggalkan sejuta kenangan Jadi rindu yang membelenggu Semakin membiru Walau diri merajuk sendu Tetap rindu merasuk kalbu Mungkinkah rinduku akan sirna Seiring keringnya air mata Semoga dia berada dalam surga Nya…               Lilik     Bwi, 280624

Biarkan Kerinduan itu Membelenggu Jiwaku

Gambar
  Biarkan  Kerinduan itu Membelenggu Jiwaku Karya: Sulistiyowati Guru MTsN 1 Banyuwangi ====== Berita yang diwartakan Membuat anganku melayang Diantara deru debu jalanan Kuingin menyusuri kembali  Mungkin sekarang sudah sangat cantik Semoga tidak akan pernah lupa dengan sejukkan angin di depan Hijr Ismail Wangi kasturi di Hajr Aswad Gemuruh suara takbir saat thowaf Atau saat berjalan menempuh Safa Marwah Semua masih jelas dalam ingatanku Bahkan sentuhan semilir angin Arafah Masih bisa aku bayangkan rasanya Hiruk pikuk Muzdhalifah Mina juga masih terbayang Tidur beralaskan karpet berbantal tentengan pakaian juga masih aku bisa rasakan Sungguh pengalaman yang tak terlupakan  Walau sudah lebih satu dasa warsa Bahkan kini ku semakin rindu Ingin berjumpa denganmu Sekarang pasti kau semakin cantik Kedekatan kunfayakunMu mengalahkan semua  lelahku Seolah terbalas dengan tunainya doa yang termunajah Tuhan ragaku semakin tua Kesempatanku kian tipis Tapi harapanku kian me...

Kekuatan Iman

Gambar
  KEKUATAN IMAN Karya Dra Rofikoh Guru  MTsN 1 Banyuwangi ===       Jika iman kita sudah benar  tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang dunia        Bila kita yakin Allah itu Maha Kaya, kenapa harus takut miskin?        Bila kita yakin Allah itu Maha Pemberi Rezeki, kenapa harus  takut esok tak bisa makan?       Bila kita yakin Allah itu Maha segalanya, kenapa masih takut akan masa depan?        Keimanan bisa mengubah kemustahilan menjadi keberhasilan, sebab keimanan mampu menembus segala keterbatasan     Miliki keyakinan yang benar, Allah akan membukakan jalan yang lebar dan rezeki yang besar Edisi,22 juni 2024

Kenangan yang Tertinggal

Gambar
  "Kenangan yang tertinggal" Karya: Siti Hikayah Guru MTsN 1 Banyuwangi ==== Di sudut hati, kenangan bersemayam, Menghiasi relung jiwa yang dalam. Tersimpan rapi, meski waktu berlalu, Menjadi nyala, dalam senja yang pilu. Kau datang seperti angin pagi, Menyapu lembut, hati yang sepi. Tawa dan tangis, bercampur jadi satu, Membentuk harmoni, yang tak kan pernah layu. Jejak langkah kita, di pantai waktu, Terukir indah, meski tak lagi bertemu. Saat matahari tenggelam di ufuk barat, Bayanganmu hadir, menghias langit yang pekat. Ada rindu yang tak terucap, Terpendam dalam kata yang enggan lepas. Seperti hujan, menari di musim semi, Membasahi hati, yang penuh emosi. Kini, kenangan tinggal cerita, Yang terukir dalam lembaran usia. Meski jarak dan waktu memisahkan, Rasa ini, tetap akan kukenang. Biarlah kenangan menjadi abadi, Mengisi ruang hati yang sunyi. Dan setiap kali kuingat dirimu, Ada senyuman, yang tak pernah layu. Bwi, Hikayah 200624

Tangis Bumi yang Terluka

Gambar
  *Tangis Bumi yang Terluka* Karya: Erlinayah MTsN 1 Banyuwangi ======= Di pelupuk mata bumi menangis pilu, Hutan-hutan hilang, nyanyian alam bisu. Daun-daun rontok, tanah merintih luka, Karena ulah manusia yang serakah tak henti-hentinya. Sungai-sungai mengalirkan air bercampur nestapa, Sampah dan limbah merusak segala. Ikan-ikan mati, ekosistem terbelah, Hidup yang harmonis kini hanya kisah lama. Udara berbisik dengan rintih yang dalam, Asap-asap pabrik mencemari tanpa ampun. Burung-burung pergi, langit kelabu, Di mana pelangi? Di mana cerahnya biru? Gunung-gunung diam, menyimpan marah dan kecewa, Penambangan liar merusak parasnya. Batu-batu meleleh, hancur tak tersisa, Alam yang dulu megah kini merana. O, manusia, lihatlah sekitarmu! Hentikan derita, hentikan kelabu. Tanah ini butuh cinta, kasih sayang tulus, Bukan keserakahan yang membuatnya musnah. Mari kita jaga, mari kita rawat, Bumi kita, warisan indah tak ternilai harga. Dengan langkah kecil, dengan hati yang penuh cinta, ...

Bunga Tebu

Gambar
 Bunga Tebu === Diantara bunga tebu yang bergoyang Pikiran terhentak ikut melayang Meski mentari bersinar terang  Raga menggigil diterpa angin siang ** Bunga tebu tampak menari Riuh mengikuti dersik daun bersimponi Menangkis sepi yang diam bergayut manja Diantara tapak kaki yang ragu tentukan arah ** Pada bunga tebu kau berkeluh kesah Tentang sulitnya membilas jiwa Ampunan semacam fatamorgana Mimpi tak mampu dibeli meski jiwa berdarah == Banyuwangi, 15 Juni 2024

Untukmu

Gambar
Untukmu Karya: Wiwik Hartatik Guru MTsN 1 Banyuwangi ==== Untukmu ....... Yang berada ditanah suci Inginku bersamamu Merangkul memeluk dalam rasa Menderap dari Shofa ke Marwa Berguyur terus ampunanNya Berguyur keberkahanNya Memenangkan pertarungan setan dan jin Hadirkan aku di hatimu Harapanku  sebut namaku disana Semoga haji mu mabrur mabruroh == 15 6 2024  EMAK WIWIK. 2.30  

Pagiku

Gambar
  Pagi ku Karya: Mohammad Siddiq Guru MTsN 1 Banyuwangi ====== Diatas rel kereta yang setia Sama panjang  Sama bentuk dan ukuran Sama arahnya Dan yang pasti Sama sampai akhir tujuan Tak seperti rasa ku Berwarna indah seperti pelangi di waktu itu Begitu pula banyak rasa di dalam gerbong kereta, Berwarna tergantung insan yang merasa Dinginnya AC menusuk kulit ku Tak sedingin perempuan yg merindukan ku Cintanya cukup hangat ku rasa Doa pagi ku selalu memohon yang terbaik Indah seindah terbitnya mentari pagi Laju kereta membawa ku menuju cinta Hamparan sawah kebun dan embun pagi yang masih terlihat Sejuknya hati tak sama dengan yang terlihat Buah hati yang menjadi harapanku, begitulah indahnya doa Cinta yang usang berubah indah kala ada doa Kehidupan sepi pun berbalik dengan kekuatan doa Jalan nya kereta pun akan berhenti tepat dengan waktunya Begitulah.... Jalan hidup manusia akan berhenti sesuai dgn ajalnya ==== Bwi, 11 Juni 2024

Terbelenggu

Gambar
  TERBELENGGU karya Inayati Robbaniyah Guru MTsN I Banyuwangi === Hari ini adalah hari yang paling menjerat urat nadi  Dimana setiap usaha hamba untuk suatu tujuan masih belum nampak titik terang Padahal upaya itu sudah nyaris di ujung tanduk  Tapi masih saja belum dapat kami rengkuh untuk dapat dimanfaatkan menyambung hidup  ** Rasanya upaya sekeras dan sekuat apapun yang kami punya tak dapat menguak belenggu yang amat sangat kuat Bak terali besi yang kokoh sanggup membelenggu orang orang tahanan Siapapun tak kan sanggup dan tak mampu membukanya sendiri  kecuali sampai tiba saat yang dijanjikan  ** Perumpamaan ini mungkin sangat menjemukan  Ketika kita tidak mampu menjalani hari- hari yang paling membosankan Yaitu menunggu ketidakpastian Walaupun kami yakin ada keajaiban yang Tuhan kirimkan untuk hamba yang tidak bosan - bosan memohon kepadaNya == Bwi, nini100624

Benteng

Gambar
  Benteng Karya : Kur Asriatun Guru MTsN 1 Banyuwangi === Membuat benteng kuat Menghadapi tangis yang sering menerjang Tanpa tahu penyebab Hanya tiba-tiba sesak dan merana Merasa paling menyedihkan Paling sengsara dan menderita Tak melihat hal serupa bahkan yang lebih susah ada  Kemudian merindukan yang tak dimiliki Mengangankan yang tak terengkuh tangan Melupakan apa yang telah dimiliki Hingga syukur hanya seujung jari Keluh kesah sepanjang hari Membuat benteng kuat Menghadapi hati yang penuh hujat Lalai pada anugerah sehat Melupakan nikmat yang direguk terasa sekejap === Banyuwangi, 10 Juni 2024