Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Tangis Bumi yang Terluka

Gambar
  Tangis Bumi yang Terluka Karya: Erlinayah Guru MTsN 1 Banyuwangi === Di pelupuk mata bumi menangis pilu, Hutan-hutan hilang, nyanyian alam bisu. Daun-daun rontok, tanah merintih luka, Karena ulah manusia yang serakah tak henti-hentinya. Sungai-sungai mengalirkan air bercampur nestapa, Sampah dan limbah merusak segala. Ikan-ikan mati, ekosistem terbelah, Hidup yang harmonis kini hanya kisah lama. Udara berbisik dengan rintih yang dalam, Asap-asap pabrik mencemari tanpa ampun. Burung-burung pergi, langit kelabu, Di mana pelangi? Di mana cerahnya biru? Gunung-gunung diam, menyimpan marah dan kecewa, Penambangan liar merusak parasnya. Batu-batu meleleh, hancur tak tersisa, Alam yang dulu megah kini merana. O, manusia, lihatlah sekitarmu! Hentikan derita, hentikan kelabu. Tanah ini butuh cinta, kasih sayang tulus, Bukan keserakahan yang membuatnya musnah. Mari kita jaga, mari kita rawat, Bumi kita, warisan indah tak ternilai harga. Dengan langkah kecil, dengan hati yang penuh cinta, L...

Lingkunganku

Gambar
  LINGKUNGANKU Karya: Erdianta anisa (8G) Siswa MTsN 1 Banyuwangi === Kiri kanan pepohonan menjulang  Menyebarkan udara yang segar  Tidak ada sampah yang kutemukan  Di sekitar panjang jalan Itulah lingkunganku Itulah tempat tinggalku Lingkungan yang subur Lingkungan yang makmur  Lingkunganku Bersih tanpa sampah  Membuat keadaan nyaman Membuat manusia senang Aku ingin terus berlangsung Tanpa sampah tanpa kotor Aku ingin terus seperti ini  Hingga aku tiada nanti === Kurator: Wiwik Hartatik,S.Pd

NikmatNya

Gambar
  Nikmat Nya Karya: Mohammad Siddiq,S.Pd Guru MTsN 1 Banyuwangi === Sejuknya pagi melukiskan nikmat NYA Dua ruas rel kereta yang senantiasa setia Searah tanpa rasa bersaing Tenang dan tak marah tanpa rasa terdzalimi Dingin nyaman dan bersih di dalam kereta Membuat happy tanpa syarat Terlihat penuh dengan rasa bahagia di setiap senyuman Pelepas penat keseharian Dengan mudah, murah menggapai kenyamanan Sungai kebun dan dedaunan yang tetap setia sebagai saksi perjalanan Menuju cinta yang berbalut kewajiban Syukuri....itulah seharusnya  Rindu yang terbawa kereta Tak ada yang perlu disalahkan Walau itu keadaan Yakini  bahwa yang terjadi adalah takdir terbaik dari NYA Dan apa yg kita miliki saat ini juga yang terindah dari NYA ==== Jember, 22 Sept 2024

Matsabaku

Gambar
  Matsabaku Karya: Abdullah Mubarok Alharisi (VII A) Siswa MTsN 1 Banyuwangi ==== Ku langkahkan kaki ini Di sekolah yang penuh dengan nafas religi Untuk menimba ilmu Setinggi langit biru Oh Matsabaku Kau adalah kebanggaanku Jayalah selalu Untuk masa depan yang lebih maju Kau akan selalu ku kenang Di setiap perjalanan panjang Menuju masa depan yang cemerlang Teruslah berkibar dan berkembang == Kurator: Rizki Septiyani Karina,S.Pd BIODATA Nama: Abdullah Mubarok Alharisi Kelas: VII A Alamat: Jalan Airlangga TTL: Banyuwangi, 10 April 2012 Hobi: bermain game

Tarian Tanpa Nada

Gambar
  Tarian Tanpa Nada Karya: Siti Ismawiyah, S.Pd Guru MTsN 1 Banyuwangu ===== Kehidupan bagaikan riak di permukaan laut, Menyusuri pagi dengan cahaya yang hangat, Berlayar di gelombang yang tak pernah diam, Kadang teduh, kadang menyusuri badai malam. Tiap langkah bagai jejak di pasir, Hilang tertiup angin, tapi tetap hadir, Terkadang tertawa di bawah langit biru, Terkadang menangis di pelukan waktu. Di antara lembutnya angin dan kerasnya batu, Kita adalah bintang kecil di semesta yang tak jemu, Bercahaya walau kelam menanti, Berjuang, meski tak tahu apa yang pasti. Namun, tak ada yang sia-sia, Setiap luka membawa kita pada makna, Setiap senyum merangkai kisah, Dan di setiap hening, kita belajar tentang indahnya pasrah. Kehidupan adalah tarian tanpa nada, Namun kita adalah musik yang merasakannya, Mengalun, meski nada tak selalu sempurna, Mengalir, karena hidup adalah seni yang penuh warna. ===

Lentera Hati

Gambar
  Lentera Hati Karya: Arzalika Putri Nihar Ramadhani (8C) Siswa MTsN 1 Banyuwangi ====== Langit beralaskan bumi Dimana kita berpijak Menyusuri lembah nan terjal  Menggapai ruang kehidupan Disinilah ku melangkah..... Mengawali segala manis, getir, kehidupan  Telah menanti sebuah misteri kehidupan Yang tak tahu, entah apa yang akan terjadi  Akankah bahagia? Ataukah merana? Jawabnya, tak tahu entah apa!!!!..... Dengan sisa umur ku terus berlari  Dan terus berlari Tuk menyingkap misteri kehidupan Yang telah Tuhan berikan kepada hambanya Yang selalu tak kenal menyerah Untuk selalu berpijak dan berpegang teguh Akan segala kekuasaan Tuhan..... ==== Kurator : Rama Syahputra,S.Pd Tentang Si Penulis Puisi === Arzalika Putri Nihar Ramadhani, lahir di Nganjuk pada 17 Agustus 2011. Asal sekolah dasar saya di SD Yapis 01 Manokwari. Saya menempuh sekolah dasar selama 6 tahun dan menyelesaikan pendidikan sekolah dasar pada 2023. Dan saya melanjutkan sekolah menengah pertama di ...

Kebisuan Mimpi

Gambar
  Kebisuan Mimpi Karya: Kur Asriatun Guru MTsN 1 Banyuwangi == Aku sedang melawan sesak Agar tak terkurung dalam rindu yang menjebak Seolah tak rela pada masa lalu yang mengoyak ** Aku yang sedang berdalih dalam sabar Menahan tangis yang terus menusuk mata ingin keluar Menepuk dada berharap kesedihan menyublim tanpa siar ** Aku yang sedang pilu berselimut sunyi Untuk ibu yang kini dipeluk bumi Berharap dapat bersua kembali Meski dalam kebisuan mimpi == Banyuwangi, 14 September 2024

Jingga

Gambar
  Jingga Karya: Cinta Ramadhani N (7G) Siswa MTsN 1 Banyuwangi ==== Terbentang di atas cakrawala Jatuh di pelupuk mata Keindahan mengartikan makna Sekejap lekas berlalu Tak sampai ku rengkuh Ataupun menahannya lebih lama Hilangnya pasti berganti Dengan janjinya ia pasti kembali === Kurator: Putri Novia Wulandari,S.Pd

SENYUM PAHLAWANKU

Gambar
  SENYUM PAHLAWANKU Karya:Jessica varinsa Kelas:8H Siswa MTsN 1 Banyuwangi === Cucuran keringat di tubuhmu Darah yang mengalir dalam ragamu Tah patahkan semangat juangmu Untuk meraih harapan,Kemerdekaan Tekadku yang membara  Dengan gagah tegap kau berdiri Tak pedulikan rasa sakit Demi sang bumi pertiwi Namun.......... Kini perjuanganmu itu seperti tak berarti Tangisan sedih rakyat kecil menjadi - jadi Korupsipun seperti sudah menjadi tradisi == Kurator : Wiwik Hartatik,S.Pd

Kegagalan yang Beruntun

Gambar
  Kegagalan Yang Beruntun Karya: Nesya Yasmin Amalia  Siswa 8 KBC Siswa MTsN 1 Banyuwangi === Di saat orang lain tertidur pulas di malam hari Sedangkan aku berkelana di mimpi mereka  Menghabisi beribu persoalan yang tak berjeda Demi memanjat angka yang berharga Kadang kala ku berpikir, sampai kapan penderitaan ini berakhir? Setiap malam yang ku lakukan hanya belajar, latihan, dan evaluasi Pulang malam pun ku lakukan demi angka yang sempurna Namun yang ku lakukan selalu tak berhasil Setiap hari yang ku dengar hanya kata "semangat" Tetapi, kapan giliran ku mendapatkan kata "selamat" itu? Tuhan, kalau aku memang gagal hari ini Jadikan ku pemenang esok hari Demi membayar rasa lelah ku yang tak terbayang seberapa banyaknya itu  Banyuwangi, 31 Agustus 2024 == Kurator: Nuhbatul Fakhiroh,S.Pd

Buana yang Indah

Gambar
  Buana yang Begitu Indah Karya: Saeyda Agits Nisa Illah  kelas VIII E Siswa MTsN 1 Banyuwangi ≈==≈======= Buana begitu indah saat aku melihat mega Sedari tadi aku terduduk sambil membayangkan asa Nuraga Dari banyaknya insan di dunia Mengapa dirimu yang aku sangka Aku melihat sandikala arunika yang membuat aku renjana Sampai bulan muncul dari ufuk lelap dg pesona yang tiada tara Aku membutuhkan Panacea Disaat hatiku tidak tau rasa Hatiku gundah sampai wajahku penuh rinai air mata Aku butuh dekapan tanpa terencana Aku berhadapan tiap malam Dengan hembusan sarayu yang angan Jika lintang jatuh ke buana dengan indah Dan menampilkan warna pada sudut yang berbeda Lalu menjadi insan paling indah di dunia Saat itu pula mendekap daksaku yang renjana ==== Kurator: Rama Syahputra,S.Pd PROFILE Saeyda Agits Nisa Illah, lahir di Banyuwangi pada 26 Januari 2011 dan sekarang menetap di tanah kelahirannya, menyelesaikan pendidikan dasar di MIN 1 Banyuwangi pada tahun 2023 dan melanjutkan pendi...

AKU HARUS RELA

Gambar
  AKU HARUS RELA Karya: Sulistiyowati,M.Pd Guru MTsN 1 Banyuwangi === Semilir angin beraroma laut Debur ombak menyibak pasir pantai Pantulan sinar purnama Memagar atap samudra keperak- perakan Kecipak air terdengar gemuruh Hingga menyamarkan irama jantungku Ku luapkan rasa penat dalam batinku Biarlah hanya aku yang tahu Aku di sini memeluk malam Hingga ragaku menggigil Menahan rasa atis hempasan angin Kuingin berteriak memanggil namaMu Dan ku ingin bertanya Kenapa harus ada perpisahan Sementara jiwa belum rela melepasnya Mencari jawaban di samudra luas Ombak menepi ke pantai Demikian juga engkau Kembali dalam pelukan Ilahi Kususuri pantai hingga kuyup kakiku Melangkah mencari, entah sampai di mana Di ujung pantai berpagar tebing karang Berhenti tak tahu harus kemana langkah kaki Dalam pelukan malam Tak kutemukan jiwa yang telah lena Deburan ombak menepis karang Menghempaskan kesadaranku  Pada realita aku harus rela Banyuwangi, 30 Agustus 2024 ==

Bintang

Gambar
  Bintang Karya: Nayla Cantika (VII A) Siswa MTsN 1 Banyuwangi ==== Oh bintang... Kau berada jauh di awan Sinarmu yang begitu terang Memberi sinar pada kehidupan Setiap malam kau menerangi bumi yang petang Sungguh indah wajahmu kupandang Tiada lelah aku memandang Senyum yang terukir di wajahmu.. bintang Aku ingin seperti bintang Dapat menerangi malam yang petang Sinarnya yang terpandang Dapat dikagumi banyak orang == Kurator: Rizki Septiyani Karina,S.Pd BIODATA Nama: Nayla Cantika Ramadhani Kelas: VII A Alamat: Perum adimas gajah mada TTL: Banyuwangi, 7 Agustus 2011 Hobi: Bermain bulu tangkis Cita-cita: Dokter hewan ==