Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

Nusantara Merdeka

Gambar
  Nusantara Merdeka Karya: Maulida Restu Cahya Rimbawan === Indonesia punya sejarah panjangnya...  Indonesia punya seribu bahasa...  Indonesia punya sejuta peribahasa...  Indonesia punya banyak julukan nama istimewa... Indonesia punya banyak sekali cerita...  Indonesia menjadi tanah air tercinta...    Bukan menyoal tentang banyak jumlah penduduknya... Bukan menyoal dengan berbeda akan apa agamanya...  Bukan menyoal dengan apa kepercayaannya...  Bukan menyoal dengan apa yang disembahnya... Bukan menyoal diterima tidak sholatnya...  Bukan menyoal diterima tidak sujudnya...  Bukan pula menyoal diterima tidaknya ia berdoa di masjid, di klenteng, di gereja, di pura, di vihara.. Itu bukan rana penilaian seorang penghamba...  Menyatukan dari setiap banyak perbedaan menjadi negara yang merdeka...  Selaras dengan berbagai macam suku,budaya, dan bahasa… Namun tetap bersatu sebagai satu bangsa... Semboyan kuat bangsa besar kita......

DOAKU DI HARI YANG FITRI

Gambar
  DOAKU DI HARI YANG FITRI Karya : Muzayyinah Mustain == Lebaran ....... lebaran ...... lebaran ...... Begitulah kata-kata yang selalu terngiyang Saat diakhir romadlon Syukurku tiada henti Purna sudah puasa ku di bulan itu Tak terasa menetes air mataku Saatku bersimpuh mohon ampunan Saat saling memaafkan sesama anggota keluarga Menu pavorit hari raya mengundang selera Aneka jajanan dan minuman tersedia Tak lupa angpau terselip disaku baju baruku Berdetak jantungku dengan nada irama senang Seraya aku berdo’a di hari yang fitri ini .... Ya Alloh ..... betapa besar nikmat yang kau berikan Aku bersykur kepadamu yang tiada hingga Jadikanlah hidupku dengan keimanan yang sempurna  Jadikanlah kewajibanku sebagai panggilanmu Jadilanlah sholat dan ibadahku yang menjagaku Jadikanlah zakat yang ku bayar sebagai kewajibanku Jadikanlah makanan yang kuhidangkan sebagai makanan di surga nanti Jadikanlah hambamu ini Hamba yang ta’at menjalankan kewajibanmu Aamiin. === Yinata, Banyuwangi 180420...

Gelisah

Gambar
  Gelisah Karya: Siti Ismawiyah === Di dalam penantian yang tak berujung, hati terasa teriris-iris Pedih perih serasa tersiram air garam, irama detak jantung tidak menentu Menyeret tubuh menjadi lunglai tak berdaya Langit dada makin kelabu ada yang ingin diteriakkan, tapi terhenti di ujung lidah. Di sudut ruang ku duduk menyendiri, aku terjaga dalam kesendirian menyulam angin dengan tanya-tanya yang tak kunjung usai. Langkah waktu berderap pelan, tapi dada bergetar cepat, ada yang menggantung di langit hati, tak jelas rupa, tak tentu arah. Resah ini seperti bayang-bayang, menempel erat di dinding jiwa, mengusik hati yang ingin tenang, menggugah luka yang pura-pura lupa. Andai gelisah punya kata, mungkin ia hanya ingin didengar, disapa pelan, diajak bicara hingga luruh menunggu tenang yang entah kapan tiba. === Isma, Bwi10525

Menjadi Langit

Gambar
  Menjadi Langit Karya: Novita Rifki Sodaqta === Menjadi langit Melingkupi harapan-harapan di tanah gersang  Menjatuhkan hujan Agar tumbuhlah doa Yang beraroma syurga Menjadi langit Merubah malam mencekam  Menjadi pelukan Mengobati pagi yang tiba-tiba sepi Menjadi manis senyum lesung pipi Menjadi langit Adalah pendengar guntur badai Membagi pelukan untuk topan  Menghadiahkan pelangi Tanpa pamrih ingin dipuji  Menjadi langit Segala sumpah serapah yang menggema dari riuh bawah sana Segala acuh dan buang muka yang kau jadikan alasan berharga Dan ombak yang menderu tiap kau bilang "aku benci ibu!" Lalu hening yang tergenang tiap kau tancapkan jarum kecil dengan terang Adalah sekian dari sekian  Ungkapan kasih yang tersayang Yang berulangkali aku pahami Aku mengerti Aku percayai Menjadi langit Yang kau rindukan Yang tak jarang juga kau hadiahi lirikan tajam Menjadi langit Menjadi aku Menjadi ibu. === - Banyuwangi, 9 Mei 2025 - #dwpupmtsn1banyuwangi Profile Nama:...

LEMBARAN BARU DI HARI FITRI

Gambar
  LEMBARAN BARU DI HARI FITRI Karya : Anisatu Zuhro Haryono Langit cerah berselimut takbir, menggema syahdu di pagi yang hening, hati bersujud penuh takzim, menyambut fajar hari kemenangan. Sehelai kain putih disapa angin, bagai lembaran jiwa yang kembali bersih, puasa sebulan menyaring batin, membawa cahaya menuju kasih. Maaf terucap dari lubuk terdalam, tangan terulur, hati pun mendekap, dendam dan luka kini terbenam, diganti senyum dan erat peluk hangat. Idul Fitri, bukan sekadar hari, namun perjalanan kembali ke nurani, mengikat cinta dalam silaturahmi, merajut damai dalam ridha Ilahi. ==

KEBERSAMAAN

Gambar
 KEBERSAMAAN Karya: Siti Ismawiyah & Lilik Nurhayati === Walau jauh tp dekat di hati, Dalam kebersamaan Dengan kebersamaan beban terasa lebih ringan, langkah terasa lebih mudah Dan semua masalah cepat terurai Yang mengalir sesuai takdir ** Dengan kebersamaan terbentuk kekuatan,  Saat kita bersatu tak ada yang tak mungkin Saling mengisi dan melengkapi  Menuju kata kesempuranaan,  Dengan hati yang tulus berbagi, Membangun kebersamaan tanpa batasan. Meringankan beban insani Tercipta kebahagian sejati, Dalam hangatnya kebersamaan, terpatri cinta dan pengertian. Dalam cinta terselip pengorbanan dan kesetiaan, Menjalin ikatan dalam suka dan duka, hingga waktu tak lagi mampu memisahkan. ** Membasuh jiwa yang dahaga, menemukan damai dalam pelukan KASIH NYA Damai jiwa  Damai hati Dalam keberkahan NYA Menapaki hati penuh syukur dan CINTA Mengharap ridlo Ilahi Robbi... Melangkah pasti di jalan suci, Semoga setiap langkah diberkahi, hingga akhir menjemput dengan husnul...

Perempuan bukan bayang

Gambar
  Perempuan bukan bayang Karya: Siti Ismawiyah === Perempuan, bukan sekadar nama dalam senyap, ia adalah nyala dalam gelap, angin lembut yang menyeka luka, namun juga badai yang menjaga dunia. ** Langkahnya mungkin sunyi, tapi jejaknya mengukir bumi. Dalam bisu ia menata, dalam tangis ia menguatkan asa. ** Perempuan adalah pelukan dalam dingin, doa yang lirih namun yakin, tangan halus yang membentuk masa depan, mata tajam yang menantang zaman. ** Tak perlu mahkota untuk menjadi ratu, cukup hatinya yang setia dan teguh bersatu. Ia bukan hanya pelengkap cerita, ia adalah inti dari segalanya. ==

Wanita di Masa Kini

Gambar
  Wanita di Masa Kini Karya : Lesmianti === Bukan lagi bayang-bayang di balik tirai, ia kini cahaya, menembus langit yang usang. Langkahnya tak selalu di jalan yang rata, tapi ia menari, meski duri menggores luka. Tangannya menggenggam dunia, satu sisi mengurus rumah, sisi lain menulis sejarah. Ia bisa jadi ibu, pemimpin, guru, atau semuanya sekaligus—tanpa ragu. Dulu katanya tempatnya di dapur, kini ia duduk di parlemen, berdiri di podium, membangun perusahaan, mencipta perubahan, dengan kepala tegak dan suara lantang. Ia tidak meminta untuk didahulukan, hanya ingin dihormati tanpa dibandingkan. Karena kekuatannya bukan untuk dilawan, tapi untuk disandingkan—sebagai kawan. == Karya : Lesmianti ,April

Ramadhan

Gambar
  Ramadhan  Karya: B.Pujiastutik === Bulan Ramadhan, bulan yang suci Bulan puasa, bulan yang mulia Dengan hati yang bersih dan jiwa yang suci Kita menyambut bulan yang penuh berkah ini Dengan puasa kita menjaga diri Dari godaan dan nafsu yang tidak terperi Kita meningkatkan ketakwaan kita Dengan membaca Al-Quran dan berdzikir ** Bulan Ramadhan, bulan yang indah Bulan yang membawa kita lebih dekat dengan Allah Dengan kesabaran dan keikhlasan Kita menyambut bulan yang penuh rahmat ini === Profile Nama lengkap : Dra. B Pujiastutik Nama panggilan : Bu Puji Hobby : Olahraga lari Motto : Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin

Munafik

Gambar
 Munafik Karya Putri N. Wulandari === Munafik! Perempuan tangguh, perempuan berdaya Sesungguhnya kami lemah Omong kosong! Batin kami menangis Kami cukup lelah dengan berpura-pura selalu kuat, selalu bisa, selalu mampu melakukan semua hal Otak kami capek! Selalu memikirkan ini dan itu mengurusi ini dan itu dari ujung kukumu hingga kotoran anakmu Kami perempuan! Seharusnya kami ratu dan diratukan Seharusnya kami duduk manis, dilayani, dan dimanjakan Kami hanya tercipta dari secuplik tulang yang bengkok Sesungguhnya kami lemah Tapi lihatlah sana, perempuan berpura-pura tangguh melanglang buana menjadi pemimpin, menjadi pekerja, menjadi budak, menjadi pemuas hawa nafsumu! Hey, kaum patriarkat! Tubuh kami memang indah, tapi bukan untuk pelampiasan syahwat bejatmu! Kami ini lemah jangan tambah kau injak-injak dengan patriarkimu! Topanglah kami dengan kekuatanmu Hormati kami dengan kejantananmu Lindungi kami seperti kau jaga pusakamu Perempuanku, permataku Cukup sudah, jangan berpura-pura...

Aku Perempuan

Gambar
  Aku Perempuan Karya: Siti Cholifah Munawar == Aku perempuan dan aku bangga Bukan bermanja atau menangis tak berdaya ** Aku perempuan dan aku mandiri Tuhan berikan surga di telapak kaki Karena kekuatanku menahan beban hati ** Aku perempuan dan aku bahagia Bukan karena hidup yang berlimpah Bukan pula rumah megah bertabur rupiah Tapi karena aku kuat memegang kendali rumah tangga agar tetap sentosa == Banyuwangi, 20 April 2025 Profile: Nama lengkap: SITI KHOLIFAH,S.pd. Nama panggilan: kholifah  Hobby: Kerja  Motto: raih cita cita dunia akhirat setinggi langit