Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Selamat Datang Wahai Tamu Allah

Gambar
  SELAMAT DATANG WAHAI TAMU ALLAH Karya: Sulistyowati Guru MTsN 1 Banyuwangi ======= Selamat datang wahai tamu Allah Manusia-manusia yang diberkati Manusia-manusia yang dihormati laksana pejabat tinggi Mobil patroli mengiringi keberangkatan dan kepulangan mu Para pemimpin dan ulama  melepas dan menyambutmu Malaikat-malaikat mendampingimu Sungguh suci dan mulia Laksana bayi baru lahir Tanpa dosa dan cela Haji mabrur dan mabruroh impianmu Allah memanggilmu bukan hanya karena engkau kaya Namun Allah mengkayakan orang-orang yang dipanggilnya Banyak orang kaya tapi tak tergerak hatinya Tidak sedikit pula  yang kurang mampu bisa menunaikannya Selamat datang wahai tamu Allah Semoga berkelimpahan rahmat Pada bumi yang engkau pijak Pada langit yang engkau junjung Pada sanak saudara yang engkau doakan Karena para malaikat masih menjaga dan mengiringi setiap langkahmu === Bwi,080724

Aku Adalah Aku

Gambar
  "AKU ADALAH AKU" Karya : Wiwik Hartatik Guru MTsN 1 Banyuwangi ==== Aku ibu sekaligus bapak Aku dengan segala upaya dan usaha Benah diri tanpa batas tuk menuju bahagia Aku semua. Aku pertamaku Segalanya untukmu buah hatiku Jangan teteskan air matamu... Tersenyumlah.. Semangatlah... Gapai Impianmu.. Aku berembun salju Aku berpagar raga Jangan ragu..tatap selalu kedepan Langkahkan semangatmu Aku berada di depan dan di belakangmu Allah Ta'ala Di Atas Segalanya.. === MAK..WIWIK..

Memaafkan

Gambar
  Memaafkan Karya: Kur Asriatun Guru MTsN 1 Banyuwangi === Memaafkan adalah usaha terakhir Menjaga kedamaian hati Dari luka yang terlanjur sakit Yang akan membekas hingga mati Mungkin derai tangis menyembuhkan Namun kisahnya akan terus tersimpan Dalam bilik kalbu terdalam ** Memaafkan itu sebuah permohonan Hingga duduk bersimpuh tersedu Karena sadar setelah menyakiti Hati rapuh yang kini memulihkan diri ** Memaafkan bukanlah perkara mudah Tak usah memaksa hingga rasanya sekarat Cukup berdiam dan lupakan Jangan ungkit kembali hingga ribu tahun kemudian ** Jika dosa, berdosalah Karena angkara ini masih bagai sekam Dan maaf itu masih sebatas khayal Melayang layang di angkasa kelam === Banyuwangi, 08 Juli 2024

SELAMAT TAHUN BARU 1446 H

Gambar
SELAMAT TAHUN BARU 1446 H Karya : Sulistyowati Guru MTsN 1 Banyuwangi === Kepak sayap burung terbang Menjelajah angkasa  pulang ke kandang Cuitannya terdengar hingga ke sarang Senja sore itu telah berganti malam Rembulan berjabat mesra dengan mentari Untuk menghadirkan sang malam Malam terakhir di tahun ini Esok pagi mentari menyabut tahun berganti Bersyukur atas segala nikmat yang telah diberi Meninggalkan segala angkara yang pernah terlaksana Mengubur masa lalu yang kelam Sambut tahun baru penuh perubahan Menjadi insan keteladan Kobarkan semangat menuju kebaikan Agar akhlak  diri semakin terpuji Ibarat padi semakin tua semakin berisi Jauh dari bangga diri  Menunduk bukan berarti takluk Tapi menghargai sepenuh hati "SELAMAT TAHUN BARU 1446 HIJRIAH  RAIH KEMULIAAN DUNIA DAN AKHIRAT" Tingkatkan taqwa, mantapkan akhlak mulia dan kuatkan persaudaraan ===

Jiwa Raga Damai

Gambar
  Jiwa Raga Damai Karya: Kur Asriatun Guru MTsN 1 Banyuwangi === Belajar berkata cukup  Untuk menangkap segala kesal atas segala yang kurang Tidak ada  yang terlalu cepat ataupun lambat Karena Allah akan memberi disaat yang tepat Apapun itu semoga berkah dan membawa manfaat ** Belajar merasa cukup Atas jalan takdir yang telah dilalui Mengingat yang lalu untuk jadi pelajaran Menjalani saat ini dengan penuh syukur dan tenang Menerawang masa depan dengan prasangka baik dan harapan ** Belajar selalu menunduk meredam ambisi duniawi Mengejar yang kekal tanpa berpikir dua kali Bahagia fana kamuflase yang menjerumuskan Menjerat dan membuat takluk menjauh dari sinar hidayah Semoga diri terselamatkan dari kerugian Dan  meraih bahagia hakiki tanpa penyesalan Mewujud jiwa raga damai hingga tiba saatnya berpulang == Banyuwangi, 07 Juli 2024 (1 Muharram 1446 Hijriah) Selamat Tahun Baru Hijriah

Doa

Gambar
  Doa Karya : Putri Novia Wulandari Guru MTsN 1 Banyuwangi ===== Tuhan, bila mulutku tak sempat berucap sayang, Kirimkan malaikatmu untuk menyampaikan Tuhan, bila mataku tak mampu menatap matanya, Jangan Kau lenyapkan wajah itu dari ingatan Tuhan, bila ragaku dan raganya terpisah takdir, Satukanlah kami dalam firdaus-Mu Tuhan, aku mengerti Aku tak pernah anggap ini sebuah kesalahan Cinta tetaplah anugerah dari-Mu Yang kurawat walau dalam angan === -Putri N. Wulandari

Mengunyah Waktu

Gambar
  Mengunyah Waktu Karya: Kur Asriatun Guru MTsN 1 Banyuwangi === Untukmu dengan segala resah yang mengganggu Karena beban terasa berat dan pekat Hanya dengan tekad dan semangat  Semua menjadi terasa ringan dan mudah ** Untukmu dengan segala bahagia yang terukir Kukirim azimat suci Agar tak merasakan sesak yang menggebu Biar cukup aku ** Untukmu yang kini sedang berpesta mengunyah waktu Tanpa peduli tercecer di tiap lorong jalanan Semoga kenyang dengan rasa gembira Hingga kembali segar dan siap bertarung melawan yang buta ** Semoga aku masih bisa terselamatkan Dari amukan petaka akibat kemalasan  Yang menempel bagai benalu merugikan Semoga aku mampu bangun Dari euphoria permainan yang memabukkan Hingga membuatku tenggelam Tanpa sempat ucapkan selamat tinggal === Banyuwangi ,5 Juli 2024

Jejak Kebaikan

Gambar
  JEJAK KEBAIKAN Karya : Lesmianti Guru MTsN 1 Banyuwangi ===== Setiap jiwa pasti meninggal, saat meninggal kita meninggalkan apa?        Kita seringkali mendengar bahwa harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading         Lalu kita manusia meninggalkan apa saat mati?  Jika kita berumur panjang maka kita mesti mewariskan jejak   Jejak Kebaikan  tentang diri kita      Setiap orang akan menjadi buku cerita setelah mati. Oleh karena itu, tuliskan dan tinggalkan sebuah cerita bagus agar memberikan inspirasi bagi para ahli waris dan pembacanya === Edisi ,29 Juni 2024

Malang

Gambar
  MALANG Karya: Sulistiyowati Guru MTsN 1 Banyuwangi ==== Aku melangkah pergi menuju kotamu lewati Genteng Jalan berliku naik dan turun Gumitir menantang perjalanan Hijau lembah dan ngarai membentang Panorama alam menghias sepanjang jalan berliku Bagi sebagian orang melintasimu hal yang biasa Tapi bagiku kau adalah tantanganku Kendaraan besar dan kecil berarak  Mendaki dan juga menuruni tebing tinggi Mengular hingga jauh ke belakang Melintas kenangan saat kulalui bersamamu Beratus purnama yang lalu Seolah baru kemarin Sekarang ku lintasi ini bersama buah hatimu Lihatlah dari atas sana Gadis kecil yang kau tinggalkan dulu Kini menjelma menjadi remaja jelita Andai kau masih di sini betapa bahagianya kami Membersamai mereka hingga menua Teringat saat seusianya kita bertemu Hingga berjanji setia dalam mahligai cinta Malang tak dapat ditolak  Untung tak dapat diraih Demikian pula dengan cinta kita Engkau terenggut paksa oleh takdir Kutinggalkan Malang lewat Lawang Semoga bahag...