Medsos Sejuta Umat

 


Pentigraf 

MEDSOS SEJUTA UMAT

Kur Asri

Banyuwangi, 16 Desember 2020

==

Medsos sejuta umat (WA) milik Jo tiba tiba hangout. Entah apa sebabnya,padahal Jo sudah sangat tergantung padanya. Tanpa aplikasi itu hidup Jo terasa hampa. Tak berpangku tangan, Jo segera membawa gawainya ke tukang jahit eh salah ke counter resmi. Hampir setengah hari Jo menunggu dan belum ada titik terang sama sekali. Yang ada hanya mbak mbak penjaga counter terus mencoba merayu dirinya agar membeli gawai keluaran terbaru yang harganya bisa buat beli bakso lengkap dengan gerobaknya. 


Dengan langkah lemas Jo pulang membawa kembali gawai kesayangannya.Jo berpikir bahwa setiap kejadian pasti membawa hikmah. Hilangnya aplikasi medsos itu bukan tidak mungkin sebagai peringatan dari-Nya agar tak terlalu tergantung pada hal tersebut.Dan juga seharian Jo rasakan tanpa medsos itu hidup Jo menjadi lebih tenang.Lelaki sederhana tersebut menyadari jika Tuhan kadang memberi kebaikan melalui jalan yang mungkin tidak disukai hamba-Nya.


Seminggu tanpa medsos sejuta umat, Jo memiliki waktu luang untuk merawat kebun yang lama tak terurus dan membantu emak memperbaiki engsel pintu yang rusak.Sungguh tanpa medsos itu hidup Jo jauh lebih berkualitas. Sore hari In pacar Jo datang dengan wajah muram. In mengatakan jika Jo sudah tak peduli lagi padanya. Hal itu terbukti dari banyak pesan In yang tak dibalas. Belum sempat Jo mengatakan alasannya  kata putus telah terlontar dari In. Mendengar hal itu Jo hanya bergumam bahwa ini juga kebaikan dari Tuhan untuknya. Karena dari dulu Jo sudah minta putus namun In menolak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN LAGI MENYAKITI

Damai yang Lestari

Cinta Perdamaian