Semua Karenaku
SEMUA KARENAKU
Kur Asri
Banyuwangi, 20 Desember 2020
===
Aku tak tahu mengapa Emak rela diperlakukan seperti ini. Meski aku bocah sepuluh tahun aku sudah tahu apa artinya di duakan. Dengan keberanian yang kumiliki selalu ada cara untuk menyakiti wanita yang harus ku panggil Mami.
Bapak menyuruh diriku memanggil wanita itu Mami dan dirinya dengan panggilan Papi. Tapi aku tak mau. Emak dan Bapak adalah orang tua ku,dan aku tak butuh Mami di hidupku. Hatiku semakin sengsara saat wanita itu melahirkan bayi yang harus ku sebut sebagai adik. Aku melihat kesedihan Emak. Dia dengan tabah melayani wanita itu dan merawat bayinya. Kebencianku pada sosok Bapak semakin menjadi saat kudengar dari tetangga sebelah bahwa wanita itu adalah Istri kedua Bapak. Aku terperangah dan takjub, wanita karier itu mau hidup sebagai istri kedua? Melayani Bapak tanpa risih sedikitpun terhadap diriku dan emak. Emak hanya diam melihat keharmonisan mereka.Sedangkan aku tak bisa menerima.
Pagi itu ku sengaja menyenggol teh di meja agar wanita itu terlambat kerja. Bapak sangat murka dan memukulku. Aku tak peduli, sakit hatiku lebih parah dari fisikku. Emak menangis melihat lebam lebam di tubuhku. "Mengapa Emak diam? "Tanyaku pilu. "Mengapa Emak mau diduakan Bapak? "Tanyaku lagi sekaligus sebagai protes atas sikapnya. Aku tertegun saat kudengar jawaban Emak yang mengatakan bahwa ini semua dia lakukan untukku, untuk masa depanku.Bapak hendak menceraikan Emak namun Emak menolak. Karena Emak ingin melihatku sekolah tinggi dan hidup layak. Emak tak mampu memberikan itu untukku jika berpisah dari Bapak.

Komentar
Posting Komentar