Laki-Laki (by: Suparlan)

 


*Laki-laki*

====

Dimanakah engkau kini?

Sembunyikah atau terhempas bagai buih dilautan.

Nabi Adam terhempas ke dunia karena cintanya pada ibu Hawa.

Nabi Yusuf hampir terjerumus ke lembah nista karena ulah ibu zulaikho.

Nabi Nuh hampir tenggelam karena ulah Walaghoh.

Nabi Muhammad mengentaskan dan mengangkat derajat wanita dari kehinaan dan status aib bagi keluarga.

Namun sebesar apapun perjuangan, pengorbanan, pengabdian *Laki-laki* terkadang tidak dihargai, apalagi ada setitik noda, maka semua akan terhempas bagai buih dilautan, hilang, lenyap tanpa makna.

Yah....

Biarlah tak mengapa!!!!

Memang kudrat *Laki-laki* harus demikian, selalu salah dan seakan tidak ada baiknya.

Ayo.....

Para *Laki-laki* jadilah insan yang tulus dalam mencinta setulus cintanya Nabi Adam pada ibu Hawa.

Para *Laki-laki* jadilah insan yang kuat, sekuat Nabi Nuh dalam menghadapi gelombang keluarga.

Para *Laki-laki* jadilah insan yang penyabar sesabar Nabi Muhammad dalam membimbing keluarga dan umatnya.

Karena wanita harus dimengerti dan dicintai.

Cuma sadarlah wahai kaum perempuan surgamu ada di bawah telapak kaki *Suamimu* dan dia adalah *Laki-laki*.


Edisi renungan🙏🙏🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN LAGI MENYAKITI

Damai yang Lestari

Cinta Perdamaian