Saksi Batin Untuk Pahlawanku



 *Saksi Batin Untuk Pahlawanku*

Karya : Nuchbah 


Padamu, Negeri.

Merah putih, yang terpaut di atas langit biru Indonesiaku.

Tombak para pejuang, yang menjadi tiang benderanya. 

Semangat merdeka yang hidup pada nadinya. 


Padamu, pahlawanku. 

Nilai perjuangan kini, hanyalah berupa status dan cerita dalam layar gawaiku. 

Hitamnya hati, yang terbakar tak memaknai juang dalam kemenangan. 

Anak dan cucu, tak lama mendengar sorak sorai kemerdekaan. 

Andaikan terngiang kembali

Allahu akbar dari para santri pejuang

Pekik pelatuk dari para bangsawan

Serta strategi ulama dan para pejuang

Tentu tak abai, anak bangsa pada tanah airnya

Bagaikan kacang lupa dengan kulitnya

Mengheningkan cipta, hanya berupa liriknya saja saat upacara senin dan agustusan

Tak menahu, air mata yang bercucuran

Atau merana dalam kenestapaan


Sorak sorai, teguhlah pahlawanku

Hanya tertimbun di atas gundukan tanah hari ini

Bertabur mawar merah dan putih

Dibasahi dengan air-air suci, menyegarkan tubuh yang rubuh dalam ranah abadi


Maafkan,

Saksi batinku, hanya berupa larik tak tentu menarik 

Bahkan tak menyelam hati yang paling dalam


Juangmu, akan selalu harum dalam ruang abadi, dan akan terus selamanya abadi.


_Menuju Akhir Hayat, 10 November 2022_

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN LAGI MENYAKITI

Damai yang Lestari

Cinta Perdamaian