LIMA PULUH LIMA

 



LIMA PULUH LIMA

Karya : Sulistyowati,M.Pd


Waktu tak kan pernah kembali

Berjalan menyusuri masa

Tak terasa semua telah berubah

Tiada yang abadi

Semua akan kembali

Ibarat perjalanan kita hanya singgah

Singgah sesaat hanya untuk minum

Tak sempat untuk yang lainya

Kenapa hanya sesaat minum engkau masih bersungut-sungut

Kenapa engkau masih juga menghakimi

Gelas yang kau tuangi air masih menempel dibibirmu

Tapi tanganmu yang sebelah masih menunjuk-nunjuk kewajah orang lain

Dan sinar matamu memancar aura kebencian

Siapa sebenarnya dirimu

Apakah pantas kalau kita masih sombong

Siapa dirimu...

Apakah kau kira tubuh yang engkau gunakan itu milikmu?

Lima puluh lima tahun ragamu menyertai sukmamu

Apakah engkau semakin cantik semakin tampan? Ternyata tidak...

Kalau bukan untuk mempercantik nurani

Apa yang bisa akan kau tuai

Sementara raga telah mulai renta

Banyak cita-cuta yang masih belum terlaksana

Namun khayalan masih membumbung mengangkasa

Hai yang namanya manusia

Tak pernah merasa puas apa yang telah kau capai

Sadarlah sebentar pagi senja

Dan matahari akan tenggelam dalam peraduannya

Demikian juga kita...


 Bgrejo, 24/2/24


Dra. Sulistyowati, M.Pd., yang lahir di Yogyakarta pernah mengenyam Pendidikan Magister di Universitas Negeri Gorontalo jurusan Pendidikan matematika. Guru matematika yang mempunyai hobi menulis ini adalah salah satu guru di MTs Negeri 1 Banyuwangi. Dari hobi menulisnya telah menghasilkan beberapa karya antara lain: Terempasnya Sebuah Harapan (novel) (2020), TPS dalam pembelajaran Matematika (2020), Matematika dalam Games Tournament (2021), Kidung Cinta Arini (2021), Menggenggam Rindu (kumpulan puisi) (2022), Rembulan Di Pucuk  Cemara (novel), dan Kompilasi Rasa yang Tersisa (kumpulan puisi) (2023), dan lebih dari sepuluh artikel yang diterbitkan di jurnal ilmiah baik regional maupun nasional. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN LAGI MENYAKITI

Damai yang Lestari

Cinta Perdamaian