Mengukir Jejak

 


MENGUKIR JEJAK

Karya : Siti Ismawiyah

MTsN 1 Banyuwangi

======

Di padang kehidupan, kita berjalan,

Mengukir jejak di pasir waktu yang mengalir,

Setiap langkah, setiap detik, membentuk cerita,

Menggoreskan pengalaman di lembaran tak terhapus.


Kisah-kisah terukir dalam goresan hati,

Sorot mata yang memancar, cermin jiwa yang terbentuk,

Melalui liku-liku, melalui rintangan,

Kita memahat makna di relung kehidupan.


Jejak itu menjadi petunjuk,

Bagaimana kita melangkah, bagaimana kita bertahan,

Di tiap kemelut dan tiap keberhasilan,

Kita belajar, kita tumbuh, kita mengukir.


Takdir menari di atas pematang waktu,

Namun tangan kita yang mengarahkan arah langkah,

Mengukir jejak, bukan sekadar berlalu,

Melainkan meninggalkan warisan bagi yang datang.


Di setiap jejak, ada cerita,

Di setiap langkah, ada perjuangan,

Mengukir jejak dalam lembaran kehidupan,

Menjadi saksi bisu perjalanan jiwa yang abadi.




Di keheningan malam, di gemerlap pagi,

Kita mengukir jejak dengan hati yang tulus,

Menghadapi badai, menyambut matahari,

Tiap detik adalah harta yang tak ternilai.


Tak selalu mulus, tak selalu indah,

Namun di setiap bebatuan, ada kekuatan,

Mengukir jejak bukan sekadar mencapai tujuan,

Tapi merasakan getaran kehidupan yang mengalun.


Jejak itu bukan hanya tentang diri kita sendiri,

Tapi juga tentang pengaruh kita pada dunia,

Bagaimana kita menyentuh hati, merangkul jiwa,

Mengisi ruang kosong dengan kebaikan yang abadi.


Di ujung perjalanan, ketika senja memudar,

Jejak kita tetap abadi, menyala dalam ingatan,

Sebagai pelajaran, sebagai inspirasi,

Mengukir jejak, membingkai kehidupan dengan cinta dan harapan.

====

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN LAGI MENYAKITI

Damai yang Lestari

Cinta Perdamaian