Merangkak Menuju MuaraMu

 


Merangkak Menuju MuaraMU

Karya: Rama Saputra Aminulloh

MTsN 1 Banyuwangi

=====

di atas tanah ini

Aku eja setiap huruf dan kata

yang menghembus dari rongga - rongga setiap sudut bentala


ada yang berlari kencang ada pula yang merangkak.

Kesemuanya terlipat dalam waktu dan jarak


Tak sedikit riuh riuh membisingkan telingaku,

Suara suara dari gemuruh tiap tiap sanubari hamba - hambaMU


Sebagai muaraku, ENGKAUlah yang senantiasa memberi dekapan yang tak pernah hilang ditelan dahsyatnya gelombang lautan


Kerapuhan dari sisa sisa tulang dan perahu sajadahku ketika aku berlayar menujuMU

Dan ENGKAU lantas mendekapku dalam dalam.


Tuhan, akulah nyiur rebah di pantai kasihMU

di atas gelombang sajadah ini 

semua akan bersaksi

ada doa dan janji yang dilarungkan di sini

jika makhluk yang bernama renjana masih ENGKAU beri nyawa sisakan renjana dan harapan itu pada mereka


Tuhan, sebagai tubuh yang luka

Aku memohon kasih sayang dalam bentuk rahmatMU

Di muaraMU 

hambaMU benar benar terdiam dalam persemaian tangis dan senyuman.

Banyuwangi, 16/3/24

===

Profile



Rama Saputra Aminulloh, S.Pd. lahir di Banyuwangi pada 24 Juli 1998. Menyelesaikan pendidikan dasar di MI Al Maarif Wongsorejo Banyuwangi pada tahun 2011,kemudian melanjutkan pendidikannya di MTsN 12 Banyuwangi dan meneruskan pendidikan jenjang menengah atas di MAN 1 Banyuwangi Hingga tahun 2017. Kemudian melanjutkan studi S-1 di Universitas Jember,  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, jurusan bahasa dan seni, prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Pengalaman organisasi selama menjadi mahasiswa yaitu sebagai ketua bidang keagamaan himpunan mahasiswa prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. sebagai anggota lembaga dakwah kampus UKKI MASA dibawah naungan fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember. Pengalaman kepanitiaan sebagai Ketua regional Bali dalam Olimpiade Bahasa Indonesia tingkat SMA sederajat se-Jawa dan Bali, Ketua panitia dalam acara Youth Islamic Competition yang diselengggarakan oleh lembaga dakwah kampus untuk antar fakultas se-universitas Jember. Ketua panitia dalam kegiatan pementasan “Malam Puisi” mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Pengalaman menulis yaitu berpartisipasi dalam Antologi puisi dan cerpen karya Mahasiswa UNEJ yang berjudul “Haiku dan hujan yang terlambat” serta “Kotak Kayu”.Sebagai salah satu penulis dalam antologi Sulur Kembang bersama 77 penulis dari kalangan seniman, budayawan, guru, dll se-Kabupaten Banyuwangi.serta penulis naskah sekaligus aktor dalam pementasan Sendratari Universitas Jember Tahun 2019.

Saat ini aktif sebagai pengajar di MTsN 1 Banyuwangi.

Komentar