Ramadhan Bulan Suci dan Penuh Harapan

 



Ramadhan Bulan Suci dan Penuh Harapan

Karya: Siti Ismawiyah

MTsN 1 Banyuwangi

===

Ramadhan telah tiba, bulan penuh keberkahan,

Di tengah kegembiraan, kita bersujud dan bersimpuh.

Hilal telah tampak, memandangi langit yang cerah,

Mengingatkan kita, bahwa Allah Maha Berkehendak.


Tanggal itu adalah sesudah Sya’ban,

Tanggal datangnya Ramadhan, bulan keberkahan.

Kekaguman itu kepada bulan yang kita muliakan,

Sadar itu adalah begitu berharganya kesempatan.


Ramadhan telah tiba, menyapa taubatku yang menjauh,

Menegur imanku yang ternoda, menampar Islamku yang masih setengah jiwa.

Membarukan tekad dan iman kami, Di kala zikir membiaskan sinar

Tarawih di malamnya menahan di siangnya, bertadarus bersama keluarga.


Selayak cahaya malam seribu bulan,

Pancaran penembus jiwa di keremangan, memanggil hati-hati perindu ampunan.

Seruan seorang hamba memanjatkan doa pada Tuhan,

Doa lailatul qadar melantun, di atas tangan-tangan tengadah yang menjerit.


Ramadhan, menyirami batin dengan cahaya ilahi.,

Membawa maghfirah dalam sujud tarawih, pembuka jalan bagi dosa-dosa berselisih.

Tuk kembali kepada fitrah sarat asih,

Memohon ampunan, meraih limpahan rahmat-Nya.


Berharap Engkau bersihkan dari muka bumi,

Entaskan surga di raga, semisal nirwana nan abadi.

Menuntun langkah, menuju jalan-Nya.

Dalam ibadah dan pengorbanan, nurani bersinar terang.


Surya bersinar di timur cakrawala, memuai awan membelah lautan.

Kini... Dengan segala ampunan dan Kuasa-Mu,

Hamba kembali ke tuah Tuhan, dan membuka mata,

Di setiap tarikan nafas, kekayaan tiada tara,


Marhaban ya Ramadan, kusucikan batin tanpa rasa iri,

Tuk memuliakan bulan yang Engkau muliakan, dan harapkan kekuatan tuk mengisi bulan yang engkau muliakan dengan kebaikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN LAGI MENYAKITI

Damai yang Lestari

Cinta Perdamaian