Pemuda Kebanggaan

 


Pemuda Kebanggaan

Karya : Kur Asriatun

Guru MTsN 1 Banyuwangi

===

Hari semakin dingin membeku

Ia tergeletak begitu saja diantara jasad yang berserak

Sakit dikepalanya tak menandingi sakit melihat kawan meregang nyawa

Erangan lirih terdengar dari bibir membiru

Matanya nanar menatap langit yang semakin kelam

Ia pemuda kebanggaan ibunda

Sapu tangan putih dengan bercak darah kukuh dalam genggaman

Tanda mata dari kekasih yang setia dalam penantian

**

Sungguh,Ia tak ingin mati muda

Namun peluru jahanam telah bersarang di kepala

Sebisa mungkin Ia jaga kesadaran untuk mengirim pesan pada ibunda dan kekasihnya di kampung halaman

Bahwa Ia tak bisa kembali, Tuhan akan segera menjemputnya pergi

**

Perlahan mata penuh semangat itu meredup

Membawa serta jiwa mulya dan sahid

Baginya ini adalah awal

Akan kembali muncul pemuda seperti dirinya

Gagah berani memperjuangkan kemerdekaan

Untuk bumi pertiwi tercinta

Perlahan nafas terhenti bersama senyum kemenangan menghias bibirnya

===

Banyuwangi, 11 Agustus 2024


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN LAGI MENYAKITI

Damai yang Lestari

Cinta Perdamaian