Menyadari Anugerah
#Contoh kisah berhikmah#
Menyadari Anugrah
===
Imut sedang berjalan seorang diri di tengah hutan. Imut adalah seekor semut rangrang yang tidak puas dengan bentuk tubuhnya.
Setiap saat Imut selalu mengeluh pada sang ibu.
"Ibu, kenapa sih tubuh semut itu kecil? Kenapa tidak besar seperti singa atau gajah?" Keluh Imut.
Sang Ibu tersenyum mendengar keluhan Imut.
"Kenapa Imut ingin seperti singa atau gajah?" Tanya Ibu
" Enak bu, kemana mana bisa seorang diri dan semua takut padanya." Jawab Imut.
"Oh, Imut ingin jalan - jalan sendiri ya?"
Imut mengangguk dengan pandangan penuh harap.
" Baiklah, Imut hari ini boleh kok jalan - jalan sendiri, tapi nggak boleh lama lama ya?" Pesan Ibu.
Imut bersorak gembira dan langsung berpamitan pada ibunya.
**
"Hah..! " seru Imut senang. Semut kecil itu sangat gembira bisa berjalan - jalan sendiri menikmati keindahan hutan tempat tinggalnya.
Biasanya Imut harus berjalan bersama rombongannya, tidak boleh terpisah dengan mereka.
Saat asyik berjalan tetiba ada rombongan gajah yang bergerak cepat dengan langkah kaki yang menggetarkan tanah.
Imut terpelanting dan hampir terinjak.
Imut menjerit dan berusaha mencari perlindungan.
Beruntung rombongan gajah itu berjumlah sedikit sehingga Imut mampu bertahan di tempatnya meskipun badan Imut terasa remuk akibat goncangan.
Imut sadar jika telah berjalan terlalu jauh dan masuk ke daerah tempat tinggal kawanan gajah.
Ingin kembali pulang Imut juga lupa jalannya. Tampak kawanan gajah ada disekelilingnya.
Imut menangis dan berusaha mencari jalan aman.
"Ibu…!" Panggil Imut lirih dan terisak berharap Ibu dan teman-teman ada didekatnya.
"Imut…!" Panggil suara yang sangat dikenalnya dari balik semak perdu.
Itu suara Ibu, bisik Imut gembira. Bergegas Imut berjalan ke asal suara.
Benar saja Ibu ada disana bersama rombongan semut lainnya.
Rupanya Ibu dan rombongan mengikutinya karena khawatir Imut dalam bahaya.
Imut gembira dan memeluk Ibu. Imut berjanji akan mematuhi nasihat ibu dan tidak akan berjalan-jalan sendirian lagi.
Imut sadar setiap makhluk diciptakan Tuhan dengan memiliki kelebihan dan kekurangan.
Gajah dan singa memiliki kelebihan bertubuh besar dan kuat. Semut seperti dirinya memiliki kelebihan menggigit dengan sengat dan juga budaya hidup selalu bersama dan bergotong royong.
Selama ini Imut selalu bersama rombongannya dan mereka selalu saling menjaga satu sama lain. Makanan Pun mereka saling berbagi. Ternyata ini kelebihan semut dibandingkan makhluk lainnya.
Kini Imut bersyukur memiliki keluarga yang baik dan selalu kompak menolong sesamanya.
Banyuwangi, 16 Juni 2023
===
PROFIL PENULIS
Kur Asriatun adalah seorang ibu dan juga guru matematika yang saat ini mengabdi di MTs Negeri 1 Banyuwangi. Selain aktif menjadi pendidik, ia juga mengikuti Komunitas Yuk Menulis (KYM) yang dijadikan sebagai wadah penyemangat dalam berkarya. Dalam berkarya, ia memiliki motivasi “Lebih baik salah namun terus mencoba hingga menjadi benar daripada diam dan hanya berangan -angan.”

Komentar
Posting Komentar