Jejak Kata, Jejak Luka
Jejak Kata, Jejak Luka
Karya, Siti Ismawiyah
==
Kau bilang itu hanya canda,
tapi candamu menoreh luka.
Kau tertawa, aku terdiam,
menyimpan perih di dada yang tak kau lihat.
Kata-katamu menancap di ingatan,
lebih tajam dari pisau,
meninggalkan bekas yang tak terlihat,
namun membakar setiap detak ragu.
Aku belajar tersenyum di tengah perih,
menyembunyikan luka di balik tawa palsu,
karena dunia lebih percaya pada bahagia,
daripada air mata yang membeku di kalbu.
Maka hari ini,
aku memilih menebar kata yang menumbuhkan,
bukan yang melukai.
Sebab setiap kata adalah jejak—
dan aku ingin meninggalkan jejak kasih,
bukan jejak luka.
Kini aku menulis,
merekam luka di antara baris puisi,
agar dunia tahu—
kata bisa menyembuhkan, tapi juga melukai.
Bwi, Isma 91125

Komentar
Posting Komentar