Suara yang Pernah Dibungkam

 


Suara yang Pernah Dibungkam 

     Oleh: Erlinayah 

 Aku memilih lebih diam

Tiada hasrat tuk berkata kata

bukan karena tak punya kata,

melainkan karena tawa mereka

yang selalu membuat luka dihati.


Namaku bahan candaan dan jadi ejekan,

langkahku diukur dengan cemooh,

setiap hari hinaan yang ku dengar 

Tubuhku serasa mengecil..dan mengecil

menyembunyikan mimpi di balik takut.


Aku ingin berteriak,

namun suaraku terjebak di dada,

Tak mampu melawan sunyi memaksa diam

dibungkam oleh tatapan

dan kata yang tak pernah ramah.


Tapi malam mengajariku bertahan,

bahwa luka tak selamanya kalah.

Di sunyi, aku merangkai keberanian

dari air mata yang jatuh perlahan.

hingga esok aku bangkit dengan suara sendiri.


Kini aku berdiri,

dengan suara yang dulu kau bungkam.

Tak lagi gemetar, tak lagi sembunyi,

sebab aku berhak didengar dan dihargai.

karena martabatku tak pernah bisa kau ambil.


Suaraku mungkin pernah patah,

namun ia tumbuh lebih kuat.

Dari perundungan, lahir keberanian—

aku ada, dan aku bermakna.

aku bukan korban—aku penyintas yang bangkit.

 


Erlin Bwi, 241225


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN LAGI MENYAKITI

Damai yang Lestari

Cinta Perdamaian