Kopi Pagi
ReSah (Renungan Kisah)
Kopi Pagi
Penulis: Kur Asriatun
Guru MTsN 1 Banyuwangi
==
Pantry kantor adalah tempat terfavorit para pegawainya.
Biasanya saat pagi sebelum jam kerja dimulai ,para pegawai tanpa disuruh serentak kesana.
Kantor kami hanya memiliki 10 karyawan saja tapi gosip yang dibawa ke pantry nyaris lengkap sejagat raya,hehe…
Sebut saja Ida temanku yang sangat religi, selalu memakai masker saat bekerja berkerudung lebar dan suka memberi nasehat pada teman cewek yang berkerudung modis. Pagi ini kulihat Ida sedang minum kopi di pantry. Tak lama kemudian ada Wita temanku yang lain datang ke pantry mau menyeduh kopi.
“ Tambahkan gula yang agak banyak,Wit. Kopi sachet ini lebih pahit dari yang biasanya.” Saran Ida.
Dengan santai Wita menyahut,” Kamu yang minum kopi, kok aku yang disuruh nambah gula.”
“ Maaf selera kita tak sama.” Tutur Wita menambahkan, sambil menyeruput kopi buatannya dengan nikmat.
Aku tersenyum mendengarkan percakapan mereka.
Di dunia ini memang seperti itu. Ada teman yang berniat baik menasehati karena berpikir apa yang disampaikan benar, tapi tak selalu mendapat respon positif. Apakah kemudian kita tersinggung dan marah marah? Jangan ya dek jangan….
Tetaplah berpikir positif karena tidak ada kebaikan yang sia-sia.
Mungkin saja kita berada diwaktu yang salah saat memberi nasehat, sehingga mendapat respon negatif.
Luruskan niat bahwa kita berbuat kebaikan semata-mata karena Alloh Ta’ala yang memerintahkan.
Jika diterima, syukur alhamdulillah. Namun jika tidak diterima ya sudahlah, doakan saja dalam hati.
Untungnya ini hanya tentang kopi di pagi hari bukan tentang urusan hidup dan mati.
Salam bahagia !
===

Komentar
Posting Komentar