Pelabuhan Hati

 


Pelabuhan Hati

Karya: Heni Mualiful Khoir

===

Di bawah atap sederhana kita bernaung,

tawa dan tangis jadi irama yang agung.

Ayah peluhnya jadi tiang rumah,

Ibu doanya menjelma payung berkah.


Saudara adalah teman tak pernah pergi,

menyulam hari dari kecil hingga kini.

Kita belajar tentang sabar dan memberi,

di meja makan, di pelukan pagi.


Tak sempurna, tapi penuh cinta,

kadang sunyi, kadang ramai cerita.

Namun di situlah tempat kembali,

saat dunia tak lagi ramah hati.


Wahai keluarga, engkaulah cahaya,

penjaga mimpi, pereda luka.

Dalam doaku, selalu kupinta,

tetaplah utuh, sampai akhir masa.


By : Ny. M. Khoir


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak Kata, Jejak Luka

Tiba-tiba

Sang Violinis